Kepada Gemerisik Bambu

apakah kau pernah tahu mengapa tumbuh sebagai bambu?
rerumputan purba yang penuh gemerisik doa
bahwa ada catatan peradaban di ruas-ruasmu
digores tangantangan airmata yang menghijaukan daun
hidup adalah kebohongan macam apa?

ronggamu mampu menampung berapa banyak keluhan?
agar kupilah gelisah 
agar duri-duri halusmu tak perlu patah
saling memeluk rerumpun yang menjadikanmu kokoh
kesunyian macam apa yang kita hayati?

di lancip-lancip daunmu
aku ingin menangis sejadi-jadinya

*Ama* Maret 15 2013



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s