ARUNG ASING

sebuah buku yang tak pernah habis ku baca

satu perahu kertas yang tak pernah kularungkan

samudera penuh dengan misteri

dan aku seorang pelaut yang buta

lupa pada bau daratan.

ikan-ikan kecil mengejek, di laut tak ada setapak

keseimbangan ternyata bukan soal pijak

tapi perkara mengenal gelombang.

tak ada suara hutan

hanya debur ombak

lalu air mata baur di gelombang,

aku pelaut cengeng, rindu pada darat

sesak mengenang setapak.

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s